Rabu, 19 Desember 2018 - 09:33:56 WIB
Ditlantas Usulkan Waktu Ganjil Genap di DKI Diperpanjang hingga 15 JamKategori: Ibu Kota - Dibaca: 46 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengusulkan perpanjangan waktu sistem ganjil genap pada Forum Group Discussion (FGD). Ditlantas menginginkan agar ganjil genap diberlakukan mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. 

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf mengatakan, mendukung penuh perpanjangan sistem ganjil genap di sejumlah ruas jalan Ibu Kota. Bahkan, Yusuf menilai sebaiknya ganjil genap diberlakukan secara permanen.

Menurut dia, sistem ganjil genap membuat kemacetan di sejumlah titik berkurang. Bahkan kecepatan kendaraan mengalami pertambahan dari sebelumnya hanya 5-10 kilometer per jam, kini mencapai 20-25 kilometer per jam. 

Di beberapa waktu dan lokasi tertentu kecepatan kendaraan mencapai 40 kilometer per jam. Karena itu, Yusuf kemudian meminta agar perpanjangan ganjil genap tidak hanya untuk tambahan hari. 

"Kita usulkan penambahan waktu ganjil genap. Bila sebelumnya ganjil genap hanya di waktu pagi dan sore, maka ganjil genap diberlakukan mulai dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB," kata Yusuf kepada SINDOnews pada Selasa (18/12/2018).

Yusuf menyakini penambahan waktu ini akan membuat masyarakat mulai mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum sebagai perjalanan sehari-hari. Sebab bila menggunakan kendaraan pribadi, maka pengguna harus berjalan sebelum pukul 06.00 WIB pagi dan pulang di atas pukul 21.00 malam.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartoro menyambut baik dengan usulan itu. Di mengamini selain Ditlantas, pihaknya juga yang mengusulkan untuk perpanjangan ganjil genap.

“Kalau perlu sampai dengan ERP (electronic road pricing) diterapkan,” kata Bambang. Bambang melanjutkan, penerapan ganjil genap membuat penggunaaan transportasi massal meningkat. Berdasarkan data dihimpun antara di Mei dan Oktober 2018 lalu, pengguna Transjakarta meningkat 40%, sementara Commuter Line 20%. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195317)Tampil di Jakarta (26006)Menikah di Bali (25386)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20632)Messi Dirindukan Barcelona (19178)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15545)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15488)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13274)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (12805)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12464) INTERNASIONALRibuan Orang Bakal Hadiri Salat Jumat di Masjid ChristchurchWELLINGTON-Ribuan orang diperkirakan akan menghadiri salat Jumat di Masjid al-Noor, Christchurch, ketika ...


Raja Salman Luncurkan Proyek Hiburan Senilai Rp327,3 TriliunAI: Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Warga SipilMotif Teror Penembakan Utrecht Terungkap dalam Sebuah SuratErdogan Ancam Teroris Kushner Usulkan Yordania-Saudi Tukar GulingBelanda Kibarkan Bendera Setengah TiangPM Selandia Baru Bersumpah Tidak Akan Sebut Nama Teroris Christchurch
Laporan KhususJokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranJAKARTA-Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa dalam lima tahun ke depan ...


Suku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih AlotSegera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba