Senin, 17 Desember 2018 - 14:57:45 WIB
Nilai Tukar Makin TerpurukKategori: Ekbis - Dibaca: 26 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I perdagangan, Senin (17/12/2018) terpuruk semakin dalam ke zona merah untuk meneruskan tren negatif dalam beberapa hari terakhir. Pelemaha kurs rupiah mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok hingga perdagangan siang usai kehilangan 61,10 poin. 

Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang ambruk menjadi Rp14.620/USD atau makin memburuk dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.578/USD. Rupiah sendiri pada sesi awal pekan bergerak pada kisaran level Rp14.533 hingga Rp14.625/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp14.615/USD atau melemah dari posisi Jumat kemarin pada posisi Rp14.581/USD. Siang ini rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.600-Rp14.625/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini cenderung membaik bila dibandingkan dari akhir pekan kemarin namun masih berkutat pada level Rp14.610/USD. Sebelumnya mata uang Garuda tertekan parah hingga menyentuh Rp14.687/USD. 

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan dalam zona merah di level Rp14.617/USD. Posisi ini melemah dari akhir pekan yang ditutup pada level Rp14.538/USD.

Di sisi lain, IHSG hingga perdagangan siang masih sulit keluar dari tekanan untuk anjlok semakin dalam ke posisi 6.108,74 dengan penurunan mencapai sebesar 61,10 atau 0.99%. Raihan tersebut tidak lebih baik dari tadi pagi, dimana bursa Saham Tanah Air menyusut 5,730 poin atau setara 0,093% menjadi 6.164,11 setelah kemarin parkir di 6.169,84. 

Semua sektor saham dalam negeri terpantau hampir secara keseluruhan di dalam zona merah dipimpin pelemahan terdalam consumer sebesar 1.69% diikuti kejatuhan manufaktur hingga minus 1,52%. Sedangkan kenaikan tertinggi dicetak perkebunan 0,25% untuk menjadi satu-satunya yang melaju menghijau. 

 

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,38 miliar dengan 7,48 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp180,03 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp949,22 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp769,18 miliar. Tercatat 114 saham naik, 274 turun dan 138 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI). Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Arkadia Digital Media Tbk. (DIGI), PT Astra International Tbk (ASII) serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL). Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195317)Tampil di Jakarta (26006)Menikah di Bali (25386)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20632)Messi Dirindukan Barcelona (19178)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15545)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15488)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13274)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (12805)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12464) INTERNASIONALRibuan Orang Bakal Hadiri Salat Jumat di Masjid ChristchurchWELLINGTON-Ribuan orang diperkirakan akan menghadiri salat Jumat di Masjid al-Noor, Christchurch, ketika ...


Raja Salman Luncurkan Proyek Hiburan Senilai Rp327,3 TriliunAI: Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Warga SipilMotif Teror Penembakan Utrecht Terungkap dalam Sebuah SuratErdogan Ancam Teroris Kushner Usulkan Yordania-Saudi Tukar GulingBelanda Kibarkan Bendera Setengah TiangPM Selandia Baru Bersumpah Tidak Akan Sebut Nama Teroris Christchurch
Laporan KhususJokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranJAKARTA-Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa dalam lima tahun ke depan ...


Suku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih AlotSegera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba