Sabtu, 15 Desember 2018 - 10:15:37 WIB
KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Suap Bupati Pakpak BharatKategori: Polhukam - Dibaca: 32 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka baru yakni Direktur PT Tombang Mitra Utama (TMU) Rijal Efendi Padang (REP) terkait kasus dugaan suap proyek di Dinas PUPR Pakpak Bharat, Sumatra Utara Tahun Anggaran 2018.

Sebelumnya KPK telah menetapkan Bupati nonaktif Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, Plt Kepala Dinas PUPR Pakpak Bharat David Anderson Karosekali dan Hendriko Sembiring selaku pihak swasta sebagai tersangka dalam kasus tersebut."REP diduga memberi hadiah atau janji kepada RYB (Remigo) selaku Bupati Kabupaten Pakpak Bharat bersama-sama DAK (David) dan HSE (Hendriko)," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati Iskak dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/12/2018)

Yuyuk menjelaskan Rijal adalah kontraktor yang mengerjakan pekerjaan peningkatan atau pengaspalan Jalan Simpang Kerajaan Binanga Sitelu dengan nilai kontrak Rp4.576.105.000 dengan menggunakan bendera PT TMU.

Sebagai pelaksana proyek tersebut, Rijal diminta oleh David Anderson Karosekali (DAK) selaku Plt Kepala Dinas PUPR PakPak Bharat untuk memberikan sejumlah uang sebagai komitmen fee sebesar 15 persen dari nilai proyek kepada Bupati nonaktif PakPak Bharat Remigo Yolando Berutu (RYB) melalui David. Diduga praktik pemberian fee seperti ini sudah menjadi kebiasaan.

"Untuk memenuhi komitmen fee tersebut, REP telah menyerahkan uang sejumlah Rp200 juta kepada DAK dengan cara ditransfer ke rekening HSE (Hendriko Sembiring) yang disebut unsur swasta," ungkap Yuyuk.

"Selanjutnya, dari uang Rp200 juta tersebut DAK menyerahkan uang sebesar Rp150 juta kepada RYB yang kemudian diamankan oleh KPK dalam OTT (Operasi Tangkap Tangan) di rumah RYB di Pasarbaru, Medan," sambungnya.

 

Atas perbuatannya, Rijal disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Untuk kepentingan penyidikan, Rijal kini ditahan untuk 20 hari pertama mulai 30 November - 19 Desember 2018 di Rumah Tahanan Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur. Sind


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195317)Tampil di Jakarta (26006)Menikah di Bali (25386)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20632)Messi Dirindukan Barcelona (19178)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15545)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15488)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13274)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (12805)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12464) INTERNASIONALRibuan Orang Bakal Hadiri Salat Jumat di Masjid ChristchurchWELLINGTON-Ribuan orang diperkirakan akan menghadiri salat Jumat di Masjid al-Noor, Christchurch, ketika ...


Raja Salman Luncurkan Proyek Hiburan Senilai Rp327,3 TriliunAI: Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Warga SipilMotif Teror Penembakan Utrecht Terungkap dalam Sebuah SuratErdogan Ancam Teroris Kushner Usulkan Yordania-Saudi Tukar GulingBelanda Kibarkan Bendera Setengah TiangPM Selandia Baru Bersumpah Tidak Akan Sebut Nama Teroris Christchurch
Laporan KhususJokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranJAKARTA-Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa dalam lima tahun ke depan ...


Suku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih AlotSegera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba