Selasa, 11 Desember 2018 - 17:29:34 WIB
Hujan Antarkan Tumpukan Sampah Tiba di Teluk JakartaKategori: Ibu Kota - Dibaca: 41 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Musim hujan tidak hanya menyebabkan banjir. Peningkatan air itu juga menyisakan sampah di Teluk Jakarta. Sampah yang mengotori Teluk Jakarta itu antara lain adalah sampah plastik, kardus, dan sisa industri Rumah Tangga banyak ditemukan.

Pantauan SINDO, kondisi ini terlihat di sekitaran belakang Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/12/2018). Bau menyengat tercium di sekitaran kawasan itu.

Selain di Marunda, pemandangan demikian ditemukan di belakang pergudangan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) yang tak jauh dari lokasi. Sampah di tempat ini cukup banyak dan memenuhi bibir pantai hingga saluran air.

Nungki (36), salah seorang penghuni Rusunawa Marunda mengakui tumpukan sampah itu sudah ada sejak sepekan lalu. Ia menduga sampah berasal dari lemparan air hujan yang turun beberapa hari.

"Masuknya dari saluran air. Sampai ke sini," kata Nungki ketika ditemui di lokasi.

Nungki mengaku kondisi ini merupakan fenomena yang biasa terjadi saat musim hujan. Bahkan diakuinya, kondisi sekarang jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, volume sampah jauh lebih sedikit.

"Kan petugas sudah berjaga di kali-kali mas, jadi ini hanya sisa-sisa saja," ucapnya.

Lain halnya, dengan Saripah (47), warga disekitaran kampung Marunda. Ia meminta reaksi cepat petugas kebersihan untuk membersihkan. Sebab daerah itu sering digunakan sejumlah anak untuk bermain air. "Masa anak anak kami main air sampah," keluh Saripah.

Meskipun sampah itu penuh dan berlokasi dekat rusun, namun Saripah yakin bila sampah itu bukan berasal dari Rusun. Setelah ada beberapa warga yang tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa bulan lalu, banyak warga Rusunawa Marunda yang takut membuang sampah ke kali.

Terlebih setiap pagi dan menjelang sore, petugas kebersihan dan kelurahan melakukan pengangkutan sampah. Sampah dari rusun kemudian dibawa ke kawasan Bantar Gebang.

"Jadi kita sudah diajarkan untuk memilah sampah, nah enggak mungkin sampah di sini dari warga (rusun). Kan kita ada bank sampah untuk nabung," ucap Saripah. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195317)Tampil di Jakarta (26006)Menikah di Bali (25386)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20632)Messi Dirindukan Barcelona (19178)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15545)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15488)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13274)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (12805)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12464) INTERNASIONALRibuan Orang Bakal Hadiri Salat Jumat di Masjid ChristchurchWELLINGTON-Ribuan orang diperkirakan akan menghadiri salat Jumat di Masjid al-Noor, Christchurch, ketika ...


Raja Salman Luncurkan Proyek Hiburan Senilai Rp327,3 TriliunAI: Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Warga SipilMotif Teror Penembakan Utrecht Terungkap dalam Sebuah SuratErdogan Ancam Teroris Kushner Usulkan Yordania-Saudi Tukar GulingBelanda Kibarkan Bendera Setengah TiangPM Selandia Baru Bersumpah Tidak Akan Sebut Nama Teroris Christchurch
Laporan KhususJokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranJAKARTA-Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa dalam lima tahun ke depan ...


Suku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih AlotSegera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba