Selasa, 06 November 2018 - 15:55:37 WIB
Ini Sidang Bos Pabrik Cat Tabrak di PN SoloKategori: Daerah - Dibaca: 14 kali


Baca Juga:

SOLO-Iwan Adranacus (40), bos pabrik cat di Karanganyar, Jawa Tengah, yang diduga sengaja menabrak Eko Prasetyo (29), pengendara Honda Beat Nopol AD 5435 OH hingga tewas dengan mobil Mercedes-Benz Nopol AD 888 QQ, mulai menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Selasa (6/11/2018). Sidang mengagendakan penyampaian dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU).

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Krosbin Lumbangaul dengan hakim anggota Sri Widiastuti dan Endang Makmum. Sementara, tim JPU terdiri dari Titiek Maryani, Rahayu Nur Diah, dan Satriawan Sulaksono. Terdakwa Iwan Adranacus didampingi empat penasihat hukum, yakni Joko Hariyadi, A Samosir, Ari Setyawan, dan Alqaf Hudaya. 

"Dakwaan ada ada tujuh halaman, kami bacakan secara bergantian," kata salah satu JPU, Satriawan Sulaksono SH usai persidangan di PN Solo, Jawa Tengah, Selasa (6/11/2018).

Iwan Adranacus didakwa melanggar Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun, subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan ancaman 7 tahun atau alternatif kedua Pasal 311 Ayat (5) Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya dengan ancaman 12 tahun. Setelah pembacaan dakwaan, sidang berikutnya akan digelar Kamis (8/11/2018) dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. JPU sendiri total akan menghadirkan 17 saksi selama persidangan.

Terpisah, penasihat hukum terdakwa Iwan Adranacus, Joko Hariyadi mengatakan, pihaknya tidak melakukan eksepsi terhadap dakwaan yang disampaikan JPU. Penasihat hukum juga menyampaikan bahwa Iwan Adranacus meminta maaf kepada pihak keluarga atas kejadian itu.

 

"Hal ini merupakan ketidaksengajaan atau hal-hal kealpaan dalam hal kecelakaan lalu lintas," kata Joko Hariyadi. Pihaknya juga menyampaikan duka cita dan ikut berbelasungkawa atas kejadian itu.

Sebelumnya, kasus tewasnya Eko Prasetyo, warga Manahan, Banjarsari, Solo saat Hari Raya Idul Kurban tersebut sempat menjadi perhatian publik. Kala itu, korban diduga sengaja ditabrak oleh Iwan di Jalan KS Tubun, tepat di timur Mapolresta Solo. Dari proses rekrontruksi, terungkap bahwa korban dan tersangka sebelumnya sempat cekcok di jalan. Sind


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.