Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:11:08 WIB
Meghan Markle Berisiko Alami KeguguranKategori: Seleb - Dibaca: 23 kali


Baca Juga:

LONDON-Meghan Markle tengah mengandung anak pertama buah cintanya dengan Pangeran Harry. Bayi yang masih dirahasiakan jenis kelaminnya itu pun diprediksi akan lahir pada 2019 mendatang. Namun, mengingat Meghan saat ini hamil di usia yang tak muda lagi yaitu 37 tahun, aktris asal Amerika itu pun berisiko mengalami kehamilan geriatrik.

Dilansir dari Prevention, spesialis kesuburan dari New Hope Fertility Centre di New York City, Zaher Merhi, MD, FACOG, HCLD menjelaskan hamil di atas 35 tahun  meningkatkan risiko baik bagi ibu dan anak. Keguguran merupakan risiko paling umum wanita hamil di atas usia 35 tahun karena memiliki embrio kromosom abnormal yang dapat menyebabkan komplikasi seperti down sindrom.

Ada juga risiko komplikasi yang lebih tinggi seperti hipertensi gestasional atau tekanan darah tinggi menurut American Pregnancy Association, preeklampsia atau kondisi yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius bagi ibu termasuk gagal ginjal dan hati. Di samping itu, kehamilan ini lebih rentan terhadap diabetes gestasional di mana tubuh tidak memproduksi cukup insulin untuk mengatur gula selama kehamilan.

"Kelahiran prematur dan kehalihan dengan bedah caesar juga menjadi komplikasi potensial lainnya. Karena kehamilan berisiko lebih tinggi, rencana perawatan untuk ibu yang lebih tua seperti Meghan, harus sedikit lebih intens. Sebagai contoh, perempuan di atas 35 diminta untuk melakukan tes glukosa awal untuk diabetes gestasional," kata Merhi.

Adapun hipertensi gestasional sepanjang kehamilan, tekanan darah ibu hamil secara teratur harus dipantau serta protein urin mereka. Selain itu, melakukan USG Miss V yang bertujuan untuk mengukur panjang serviks janin lantaran serviks yang lebih pendek dapat mengindikasikan risiko kelahiran prematur.

"Semua komplikasi ini meningkat secara signifikan jika ibu sudah mengalami masalah medis sebelum dia hamil. Itulah mengapa wanita di atas usia 35 tahun dengan masalah medis yang sudah ada sebelumnya harus mengoptimalkan kondisi mereka sebelum mencoba kehamilan," ujar Merhi.

Meski ada peningkatan potensi komplikasi, Meghan bukanlah satu-satunya wanita yang hamil di usia tua. Menurut CDC, saat ini banyak wanita berusia antara 35 dan 39 menjadi ibu untuk pertama kalinya. Terbukti, dari tahun 2000 hingga 2012 tingkat kelahiran untuk wanita di antara usia tersebut meningkat dari 20 hingga 40% tergantung pada negara. Selain itu, tingkat wanita yang memiliki bayi di usia 40-an telah meningkat dua kali lipat.

"Setelah menyebutkan risiko tersebut, sebagian besar kehamilan usia lanjut berakhir dengan hasil yang baik (ibu dan bayi yang sehat) selama ada pemantauan ketat pada periode pranatal dan selama kehamilan," tutur Merhi. Sis


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.