Rabu, 12 September 2018 - 12:14:07 WIB
KPU Prediksi Jumlah Data Ganda dalam DPT Hanya 1-2 JutaKategori: Polhukam - Dibaca: 16 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan jumlah data ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) hanya berkisar 1-2 juta. Mereka menyanggah dugaan data ganda yang angkanya sampai 25 juta.

Komisioner KPU Viryan Aziz melakukan prediksi yang didasarkan pada temuan Badan Pengawas Pemilu yang melaporkan ada 1 juta data ganda di 285 kabupaten/kota. Jumlah tersebut sudah mencapai 50% dari total 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Ya dari awalnya 76 daerah menjadi kurang lebih 285 daerah datanya itu satu juta. Jadi 285 kemudian kan berarti sampai 50%," ucapnya di Gedung KPU, kemarin.

Prediksi KPU, sambungnya, jauh di bawah angka 25 juta data ganda yang sempat diklaim koalisi partai politik pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden 2019.

Viryan juga mengatakan KPU akan tetap menindaklanjuti temuan data ganda, baik dari parpol maupun Bawaslu dengan menurunkan data itu agar dicek KPU kabupaten/kota.


"Kami sudah koordinasi dengan seluruh Bawaslu provinsi se-Indonesia menjelaskan tentang kondisi data ganda tersebut dan sampai sekarang sedang dilakukan pencermatan bersama. Jadi perwakilan partai politik, Bawaslu dan KPU melakukan pencermatan bersama," ungkapnya.

Begitupun dengan Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyatakan dalam menyisir data ganda pihaknya mesti hati-hati dalam membersihkan data. 

"KPU menjalankan upaya sistematis dengan terjun langsung ke lapangan demi membersihkan data ganda dalam DPT. Prinsipnya, kita melakukan upaya yang sungguh-sungguh untuk menyajikan daftar pemilih seakurat mungkin dalam Pemilu 2019," ucapnya saat dihubungi.

Dia juga mengatakan pihaknya tetap menindaklanjuti temuan data ganda, baik dari parpol maupun Bawaslu. "Kita punya komitmen untuk terus menerus melakukan upaya agar dapat menyajikan daftar pemilih seakurat mungkin," jelasnya.

Sebelumnya, KPU sudah menetapkan jumlah pemilih dalam DPT di dalam negeri sebanyak 185.732.093 jiwa. Jumlah pemilih ini terdiri dari 92.802.671 pemilih laki-laki dan 92.929.422 pemilih perempuan. Mereka tersebar di 34 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.201 kecamatan, dan 83.370 kelurahan/desa.

Sementara itu, DPT di luar negeri ditetapkan sebanyak 2.049.791 pemilih. Rinciannya, 984.491 pemilih laki-laki dan 1.065.300 pemilih perempuan.  KPU menyempurnakan DPT hingga 15 September 2018. Penyempurnaan DPT melibatkan Bawaslu, Kementerian Dalam Negeri, hingga partai politik peserta pemilu. Sind


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.