Senin, 06 Agustus 2018 - 12:25:04 WIB
Munculnya Poros Ketiga Dinilai Mustahil Terwujud di Pilpres 2019Kategori: Polhukam - Dibaca: 65 kali


Baca Juga:
JAKARTA-Memasuki hari kedua pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) masih belum ada pasangan yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini karena terlihat seperti saling menunggu antara pihak petahana dengan oposisi.

Munculnya poros ketiga sangat memungkinkan. Namun, Sosiolog dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet menilai munculnya poros baru di pendaftaran capres-cawapres yang masih berjalan ini sulit diwujudkan.

"Poros ketiga atau enggak saya kira sudah hampir sulit ada poros ketiga. Udah hampir enggak mungkin, apalagi udah dekat," ujar Robet di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (5/8/2018).

Alasan Robet menganggap sulitnya terbentuk poros ketiga karena faktor sumber daya politik. Dia menilai sumber daya politik orang berbeda-beda.

"Karena sumber daya politik orang terbatas. Sekalipun banyak orang Indonesia yang banyak berniat jadi presiden tetapi ketika masuk persoalan sumber daya orang akan terbentur dengan kenyataan," jelasnya.

Selain itu Robet juga tidak menyetujui adanya ambang batas pencalonan atau presidential threshold dalam Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu). Karena menurutnya menyalahi aturan konstitusi.

"Menurut saya menyalahi konstitusi, mestinya dibuka aja semua toh akan mengerucut pada dua calon. Orang Indonesia banyak yang mau jadi capres, tapi yang udah pasti punya sumber daya sedikit pasti ujung-ujungnya dua calon," tutupnya. Sind
 

0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.