Senin, 06 Agustus 2018 - 12:19:18 WIB
Rupiah Dibuka Merangkak NaikKategori: Ekbis - Dibaca: 107 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Senin (6/8/2018) dibuka merangkak naik. Pergerakan rupiah untuk mencoba menguat mengiringi pergerakan USD yang tetap bergerak kokoh setelah rilis data sektor ketenagakerjaan.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp14.481/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah naik tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.503/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga memperlihatkan peningkatan menjadi Rp14.475/USD. Rupiah menunjukkan perbaikan untuk keluar dari zona merah dari akhir pekan kemarin.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi meningkat tipis pada posisi Rp14.485/USD dari akhir pekan kemarin Rp14.490/USD. Pergerakan harian rupiah ada pada level Rp14.468 hingga Rp14.490/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange menguat ke level Rp14.488/USD dibandingkan sebelumnya. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.483-Rp14.493/USD.

Sementara seperti dilansir Reuters, dolar tetap stabil terhadap beberapa mata uang utama lainnya setelah data pekerjaan AS memperkuat ekspektasi investor Federal Reserve atau Bank Sentral AS bakal secara bertahap menaikkan suku bunga acuan tahun ini. Indeks Dolar yang mengukur greenback versus enam mata uang utama naik lebih tinggi 0,1% pada level 95,261.

Posisi tersebut menjadi dari level terendah empat pekan sebelumnya 94,084 yang dicapai pada 26 Juli. Fokus investor telah bergeser ke yuan setelah Bank Rakyat China pada hari Jumat membuatnya lebih mahal terhadap mata uang, yang membantunya rebound dari posisi terendah 15 bulan terhadap greenback.

Pertumbuhan pekerjaan AS melambat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Juli, tetapi penurunan tingkat pengangguran menunjukkan bahwa kondisi pasar tenaga kerja semakin ketat. The Fed diperkirakan oleh beberapa ekonom bakal mempertahankan suku bunga tidak berubah dan memberikan penilaian optimis terhadap ekonomi terbesar di dunia.

Euro mencapai posisi terendah dalam sekitar empat minggu terhadap dolar pada hari Senin. Euro diperdagangkan pada level 1,15625 setelah menyentuh level terburuk 1,1557 versus USD. Sedangkan Yuan bergerak mendatar atau diperdagangkan pada posisi 6.846 yuan per dolar. Sind


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195329)Tampil di Jakarta (26013)Menikah di Bali (25441)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20639)Messi Dirindukan Barcelona (19188)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15572)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15496)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13298)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (12814)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12467) INTERNASIONALDua Pesawat Rusia Mendarat di VenezuelaCARACAS-Dua pesawat Angkatan Udara Rusia mendarat di bandara utama Venezuela dengan membawa seorang pejabat ...


Venezuela Dijatuhi Sanksi Oleh ASDubes Suriah: Dataran Tinggi Golan Akan Tetap Jadi Wilayah SuriahKolombia Usulkan Pemberian Suaka Bagi Tentara Venezuela yang MembelotPutin: Su-57 Rusia Jet Tempur Terbaik di DuniaRusia: Rudal Baru Sarmat Mampu Merobek Setiap Pertahanan RudalKorut Menarik Diri dari Kantor Penghubung Antar KoreaTrump: Saatnya AS Akui Kedaulatan Israel atas Golan
Laporan KhususJokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranJAKARTA-Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa dalam lima tahun ke depan ...


Suku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih AlotSegera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba