Kamis, 25 April 2019,


Jumat, 20 Juli 2018 - 16:34:36 WIB
Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 866 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Aneh tapi nyata. Inilah yang terjadi di Deputi II Inasgoc. Di mana pihak Deputi II memenangkan tender di bidang pengadaan Crowd Control Manegement oleh PT Garda Paksi Nusantara dengan menyingkirkan PT Rajwali Duta Pro. Yang membuat aneh, bahwa PT Garda Paksi Nusantara atau disingkat Gapara adalah perusahaan penyedia jasa pengamanan atau security.

Artinya, pengalaman Gapara hanya di bidang keamanan saja. Sementara PT Rajawali Duta Pro adalah perusahaan yang biasa menangani bidang crowd control dengan kualifikasi dengan pengalaman nasioanal dan internasional, salah satunya ketika sukses menggelar Java Jazz Internasional 2004-2018, Bon Jovi, Mariah Carey, Black Eyeed Peace, dan Iwal Fals.

Yang lebih mencengangkan, pihak Deputi II Inasgoc memenangkan pihak Gapara dengan nilai kontrak yang mahal dengan harga Rp 9.448.227.003, sementara pihak PT Rajawali Duta Pro yang memberikan penawaran jauh lebih murah yakni sebesar Rp 9.030.230.000. Itu berarti ada selisih Rp 412 juta.

Ketika hal ini dikonfirmasi dengan Deputi II Inasgoc Francis Wanandi yang bersangkutan sedang rapat. "Oh maaf, bapak sedang rapat. Nanti saya sampaikan kepada beliau, pak," ujar Sekretaris Francis Wanandi, Janet.

Saat wartawan meminta konfirmasi dengan Wakil Deputi II INasgoc Djaja Sukirman,  yang bersangkutan tidak bersedia menanggapi persoalan ini. "Oh mohon maaf, saya tidak berwenang menjelaskan masalah ini. Biar nanti Pak Francis yang menjelaskannya kepada bapak. Meskipun itu ada di bidang kami, tapi intinya semua harus melalui Pak Deputi," jelas Djaja Sukirman. Jok


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195390)Tampil di Jakarta (26056)Menikah di Bali (25734)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20689)Messi Dirindukan Barcelona (19362)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15746)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15530)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13457)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (13086)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12495) INTERNASIONALThailand Bongkar Rumah Apung Warga ASBANGKOK-Angkatan Laut (AL) Thailand mulai menarik rumah apung milik warga Amerika Serikat (AS) Chad ...


PM Sri Lanka Tak Diberitahu Peringatan TerorJepang Yakinkan AS Tetap Beli Jet Tempur F-35Fakta-fakta dan Kejanggalan dari Tragedi Bom Sri LankaSekutu Caracas Berencana Tolak Resolusi AS Soal VenezuelaTrump Buka Kemungkinan Pertemuan dengan Kim Jong-un Jilid IIIPresiden Ekuador Sebut Assange Peretas yang MalangJet Tempur Milik AS Ikut Latihan Perang dengan Filipina
Laporan KhususRob Clinton Kardinal Sebut Masa Depan Indonesia di Tangan MilenialJAKARTA-Calon Anggota Legislatif Partai Golkar, Rob Clinton Kardinal mengumpulkan seluruh relawan ...


Jokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranSuku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih Alot