Senin, 09 Juli 2018 - 17:10:03 WIB
Ciptakan Tenaga Profesional Kemenpora Bentuk POIKategori: Olahraga - Dibaca: 189 kali

Baca Juga:

JAKARTA-Untuk menciptakan tenaga-tenaga profesional dan andal di bidang olahraga, Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga mendirikan Politeknik Olahraga Indonesia (POI) pada November 2017 silam. Kampusnya terletak di Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Adapun mahasiswa POI berjumlah 89 orang yang terdiri dari Papua, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Sulawesi,  NTB, Palembang, dan beberapa daerah dari tingkat kabupaten di Indonesia. Tujuan didirkannya POI, kata Direktur POI Heru Bramoro adalah untuk menciptakan menciptakan tenaga profesional olahraga menuju industri olahraga.

"Program studinya dibagi dalam tiga jurusan, yakni program studi manajemen industri olahraga, prodi kepelatihan olahraga, prodi analis olahraga. Mereka masuk kategori statara D4 program vokasi. Kuliahnya di Jakabaring Sport Center, Palembang, Sumsesl," jelas Direktur POI Heru Bramoro kepada wartawan.

Heru, menambahkan, untuk tahap awal baru menampungsekitar 89 mahasiswa. "Ke depan mungkin bisa lebih. Karena ada juga wacana menambah jurusan seperti Sport Jurnalis. Sementara pembiayaan sementara ini  beasiswa. Selanjutnya akanmengikut aturan perguruan tinggi umumnya. Ada beasiswa sebagai sumbangan pendidikan dan ada yg berbentuk subsidi dengan SPP," terang Heru.

Harapannya, ke depan kata Heru,  mereka bisa menjadi tenaga pelatih, wasit atau juri. "Bahkan, bukan tidak mungkin bisa sebagai konsultan olahraga dan pelaku olahraga atau event organizer sebagai tenaga profesional menuju industri olahraga. Atau mereka bisa juga sebagai tenaga hukum olahraga dan konsultasi anti doping," kata Heru.

Ia lebih lanjut menambahkan, bahwa POI ini bukan seperti menjadi dosen atau guru olahraga. Tapi, akan menjadi industri olahraga. "Artinya, ke depan sudah seharusnya di kelola swasta dan fungsi pemerintahan hanya sebagai legalitas saja. Agar fusngsi industri olahraga lebih maksimal. Artinya, sudah saatnya kita merubah pola pikir bahwa dana pemerintah hanya dana inisiasi sedangkan kepemilikan saham sudah seharusnya swasta," ujarnya.

Heru menerangkan, sementara ini anggaran yang dialokasi dari Kemenpora untuk tahap pertama Rp 5 miliar. "Untuk tahap kedua, jumlahnya sama yakni Rp 5 miliar. Tapi belum cair. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini akan cair," harap Heru.

Heru Bramoro sebagai Direktur POI dibantuk berapa tenaga profesional, seperti Yudhistira sebagai Wakil Direktur Bidang Akademik, Rifki Mochtar (Bidang Kelembagaan), dan Bidang kemahasiswaan, Rizki Amor. Jok


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.