Kamis, 05 Juli 2018 - 20:29:33 WIB
Najib Berharap Proses Hukum yang AdilKategori: Internasional - Dibaca: 29 kali


Baca Juga:

KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak berharap mendapatkan proses hukum yang benar-benar adil. Najib yang merasa difitnah telah didakwa melakukan empat kejahatan, termasuk korupsi dana 1MDB dan penyalahgunaan kekuasaan.

"Ini adalah kesempatan terbaik bagi saya untuk membersihkan nama saya setelah difitnah dan dituduh dengan cara yang sedemikian serius," katanya.

"Seperti yang Anda semua tahu, saya resmi didakwa hari ini (kemarin). Ini adalah sesuatu yang sudah saya harapkan karena jika itu yang diinginkan oleh pemerintah baru, maka inilah harga yang harus saya bayar," ujarnya.

"Setelah 42 tahun melayani rakyat, saya redalah (saya menerimanya)," lanjut Najib dalam konferensi pers sebelum meninggalkan kompleks pengadilan kemarin, yang dikutip The Star, Kamis (5/7/2018).

Dia mengucapkan terima kasih kepada Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) dan personel keamanan karena memperlakukannya dengan baik dan menghormatinya sebagai mantan perdana menteri.

“Saya kagum bahwa pendukung saya datang memberi saya dukungan moral, karena saya tidak mengatur gerakan apa pun. Mereka datang dari keinginan mereka sendiri," imbuh dia.

Ditanya apakah dia yakin akan mendapat persidangan yang adil, dia berkata; “Oooo, tidak tidak tidak (tidak ingin menjawab pertanyaan). Pakar jagoan akan menjawab Anda" dan Najib menunjuk penasihat hukum andalannya, Tan Sri Muhammad Shafee Abdullah. Sind


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.