Senin, 16 April 2018 - 13:20:17 WIB
Venezuela Sebut Serangan AS di Suriah Tindakan KriminalKategori: Internasional - Dibaca: 194 kali


Baca Juga:

CARACAS-Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengecam serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS), Prancis dan Inggris di Suriah. Dia menyebut serangan terhadap Suriah sebagai tindakan kriminal.

Menurut Maduro, "anjing perang" yang membutuhkan senjata dan terlibat dalam pertempuran untuk pengayaan dengan mengorbankan mereka yang terbunuh, bertanggung jawab atas serangan rudal ini.

"Kami mengatakan bahwa serangan ini adalah tindakan kriminal terhadap rakyat Suriah, yang dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan kepanikan dan terorisme dan menghancurkan pusat-pusat ilmiah negara itu," kata Maduro dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (15/4).

Maduro adalah satu dari sedikit kepala negara yang melemparkan kecaman keras atas serangan tersebut. Sebelumnya, Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Iran, Hassan Rouhani telah terlebih dahulu mengecam serangan ini.

Kemarin, AS, Inggris dan Prancis menghujani Suriah dengan bom. Serangan terhadap beberapa wilayah di Suriah dilaporkan melibatkan sekitar 100 rudal jelalah Tomahawak yang ditembakkan dari kapal-kapal perang. AS juga dilaporkan mengaktifkan pesawat pembom strategis B-1.

Rusia kemudian mendesak dilakukannya pertemuan khusus di Dewan Keamana (DK) PBB mengenai hal ini dan mengajukan sebuah resolusi untuk mengecam serangan tersebut. Namun, resolusi itu gagal disahakan setelah yujuh negara menolak resolusi itu, dengan hanya tiga yang mendukung, sedangkan lima lainnya abstain.

Rusia, China dan Bolivia mendukung resolusi, sementara AS, Inggris, Prancis, Swedia, Polandia, Pantai Gading, Kuwait dan Belanda menentangnya. Peru, Kazakhstan, Ethiopia dan Guinea Khatulistiwa memilih abstain. Sind/Bud


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195388)Tampil di Jakarta (26054)Menikah di Bali (25716)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20686)Messi Dirindukan Barcelona (19353)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15743)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15528)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13455)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (13078)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12491) INTERNASIONALJepang Yakinkan AS Tetap Beli Jet Tempur F-35TOKYO-Jatuhnya sebuah jet tempur siluman F-35A Jepang baru-baru ini tidak akan menghentikan rencana Tokyo ...


Fakta-fakta dan Kejanggalan dari Tragedi Bom Sri LankaSekutu Caracas Berencana Tolak Resolusi AS Soal VenezuelaTrump Buka Kemungkinan Pertemuan dengan Kim Jong-un Jilid IIIPresiden Ekuador Sebut Assange Peretas yang MalangJet Tempur Milik AS Ikut Latihan Perang dengan FilipinaJejak Kasus yang Membelit Pendiri WikiLeaks Julian AssangePerang Dagang hingga Brexit Bikin Ekonomi Global Lesu ke 3,3%
Laporan KhususRob Clinton Kardinal Sebut Masa Depan Indonesia di Tangan MilenialJAKARTA-Calon Anggota Legislatif Partai Golkar, Rob Clinton Kardinal mengumpulkan seluruh relawan ...


Jokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranSuku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih Alot