Jumat, 09 Maret 2018 - 19:17:10 WIB
Formappi Amini Pendapat Sekjen PSIKategori: Polhukam - Dibaca: 57 kali


Baca Juga:Pemborosan PGN dan PPA dalam Sorotan DahlanKisruh Arema Berimbas ke Gajayana Indonesia Borong Pesawat (Buatan Sendiri Kena Hujat) Munarman: Yang Benci FPI= Suka Maksiat dan Korupsi

JAKARTA-Peneliti Senior Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengaku sependapat dengan pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni yang menyebut maraknya hoax karena parpol oposisi tidak kredibel dalam menyampaikan gagasan alternatif untuk pembangunan.

"Saya cenderung sependapat dengan pandangan yang menyebutkan bahwa hoax muncul karena oposisi cenderung tidak memberikan alternative policy," ujarnya ketika dihubungi, Jumat (9/3/2018). 

Akan tetapi, kata dia, sesungguhnya bukan hanya terhadap oposisi. Dia menilai, semua parpol belum terbiasa untuk menjadikan parpol sebagai tempat untuk secara serius menggodok kebijakan-kebijakan untuk kepentingan publik. 

"Partai politik selama ini hidup dengan semangat pragmatis dan orientasi satu-satunya hanyalah kekuasaan," kata dia. 

Dia mencontohkan, parpol umumnya baru terasa keberadaan dan perannya pada saat momen menjelang pemilu. Setelah itu paprpol hilang karena sibuk berebut kue kekuasaan. 

"Lalu muncul lagi ketika pemilu mulai mendekat. Kita jarang mendengar ada usulan kebijakan alternatif yang disampaikan oleh partai politik tertentu," tegasnya.

Menurut Lucius, dalam kondisi parpol pragmatis seperti yang umumnya ada di Indonesia, hoax menjadi mudah dipakai atau digunakan. "Bagi partai dengan prinsip pragmatis, cara apapun bisa dipakai, yang penting hasilnya bisa membawa kemenangan," pungkasnya. Sin/Ber


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.