Sabtu, 10 Februari 2018 - 12:23:36 WIB
Bank Dunia Pastikan Kesiapan Bali untuk Pertemuan TahunanKategori: Ekbis - Dibaca: 13 kali


Baca Juga:Pemborosan PGN dan PPA dalam Sorotan DahlanKisruh Arema Berimbas ke Gajayana Indonesia Borong Pesawat (Buatan Sendiri Kena Hujat) Munarman: Yang Benci FPI= Suka Maksiat dan Korupsi

JAKARTA - Bank Dunia memastikan kesiapan Bali sebagai tuan rumah Pertemuan Tahunan International Monetary Fund-World Bank (IMFWB) yang berlangsung di kawasan Nusa Dua, Bali, pada Oktober 2018. 

”Tidak ada diskusi mengenai plan B, karena rencananya tetap di Bali,” kata Press Secretary External and Corporate Relations Bank Dunia David M Theis dalam pemaparan di Jakarta, kemarin. 

Theis mengatakan, telah mendapatkan sejumlah update terbaru dari Pemerintah Indonesia mengenai perkembangan Bali sebagai tuan rumah IMF-WB. 

Dalam diskusi tersebut, kata Theis, pemerintah memastikan telah menyiapkan fasilitas yang memadai untuk acara tahunan mulai dari transportasi hingga akomodasi di Nusa Dua. Untuk itu, dia menyakini Bali bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi ribuan tamu yang terdiri atas pejabat penting dalam bidang ekonomi, investor maupun pelaku organisasi non pemerintah. 

”Tidak ada masalah perimeter keamanan dan fasilitasnya bagus sekali. Berbagai acara seminar dan diskusi terkait kondisi ekonomi bisa tetap berlangsung,” kata Theis, seperti dilansir dari Koran Sindo. 

Dia memastikan pertemuan tahunan kali ini bisa menjadi momentum yang bagus bagi Indonesia untuk memaparkan sejumlah keberhasilan dalam bidang ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. 

Terkait potensi terjadinya erupsi Gunung Agung, Theis menambahkan pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah persiapan dan antisipasi sebagai mitigasi krisis. ”Mereka tetap memantau Gunung Agung, tapi memang ini tidak bisa diprediksi. 

Yang pasti, pemerintah sudah menyiapkan pola geologi maupun aktivitas seismik sebagai upaya pencegahan,” ujarnya. Menurut rencana, sebanyak 13.000 peserta akan menghadiri pertemuan tahunan yang berlangsung pada 8-14 Oktober 2018 ini. 

Ribuan peserta itu terdiri dari delegasi, staf dari berbagai lembaga nasional dan internasional, instansi swasta, institusi pemerintah, akademisi dan instansi terkait lainnya termasuk organisasi kepemudaan. Sebanyak 600 pertemuan diperkirakan berlangsung pada salah satu acara terbesar di Indonesia yang juga diadakan untuk mendorong sektor pariwisata. 

Pada kesempatan tersebut, Bank Dunia juga menilai Bali telah memiliki fasilitas yang memadai untuk menyelenggarakan Pertemuan Tahunan tersebut. ”Indonesia beruntung karena sudah memiliki gedung konferensi dan fasilitas infrastruktur yang bagus,” kata Theis. 

Dia membandingkan fasilitas yang dimiliki Bali dengan persiapan Lima, Peru sewaktu negara tersebut menjadi tuan rumah Pertemuan Tahunan IMF-WB pada 2015. 

”Di Lima, konstruksi gedung per temuan belum sepenuhnya selesai, karena pembangunannya ada delay. Semuanya baru siap seminggu sebelum acara dimulai,” ujarnya. 

Persoalan kesiapan fasilitas juga terjadi ketika Istanbul, Turki menjadi tuan rumah penyelenggaraan IMF-WB pada 2009. Bali, kata Theis, memiliki nilai tambah karena kawasan Nusa Dua sudah memiliki pengalaman untuk menyelenggarakan kegiatan berskala internasional. Bay


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.