Minggu, 21 Januari 2018 - 19:17:06 WIB
Jadi Anggota Tak Tetap PBB, RI Dapat Keuntungan Global dan RegionalKategori: Polhukam - Dibaca: 44 kali


Baca Juga:Pemborosan PGN dan PPA dalam Sorotan DahlanKisruh Arema Berimbas ke Gajayana Indonesia Borong Pesawat (Buatan Sendiri Kena Hujat) Munarman: Yang Benci FPI= Suka Maksiat dan Korupsi

JAKARTA - Keinginan Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki keuntungan global dan regional. 

"Keuntungan global dan regional tersebut selaras dengan kepentingan nasional yang diselenggarakan melalui kebijakan dan politik luar negeri selama ini," ujar pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati, Minggu (21/01/2018).

Menurut dia, hal itu sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945 agar tujuan Indonesia ikut serta menciptakan perdamaian dunia  lebih optimal.

Perempuan yang akrab disapa Nuning ini menilai, keberhasilan menjadi anggota tidak tetap DK PBB dapat dipandang sebagai keberhasilan diplomasi Indonesia mendapat pengakuan internasional atas kontribusinya menjaga perdamaian dunia. 

"Kontribusi yang ditunjukkan selama ini adalah aktifnya TNI mengirim pasukan darat dan laut ke berbagai daerah konflik di seluruh dunia sejak 1950-an hingga kini. Bahkan beberapa tahun terakhir Polri juga aktif dalam misi-misi perdamaian," katanya. 

Mantan anggota Komisi I DPR ini menambahkan, keberhasilan TNI dan Polri dalam misi perdamaian sudah saatnya ditingkatkan dengan mengirim pesawat-pesawat TNI AU sebagai bagian pasukan penjaga perdamaian.

Bahkan, kata dia, pemerintah patut mempertimbangkan komponen sipil dan beberapa LSM ikut dalam berbagai civic mission sebagai bagian misi perdamaian. "Keuntungan lain adalah kesempatan lebih luas bagi Indonesia untuk menunjukkan pengaruhnya di arena internasional dan di kawasan," katanya. 

Menurut Nuning, berbagai kepentingan nasional juga dapat diproyeksikan ke dunia internasional dan regional guna mengantisipasi dan mencegah berbagai bentuk intervensi negara lain yang dapat mengganggu kedaulatan Indonesia. 

Bahkan lebih jauh, keuntungan berikutnya adalah Indonesia dapat ikut menentukan keputusan-keputusan DK PBB termasuk usulan konsep-konsep resolusi PBB yang dapat lebih berpihak kepada kepentingan global dibanding kepentingan sekelompok kecil negara.

Dia menambahkan, keuntungan global dan regional juga dapat memperkuat strategi Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan kawasan.

"Dengan menjadi anggota tidak tetap DK PBB Indonesia dipercaya dapat menyelesaikan ancaman teror dan juga menyelesaikan separatisme. Dunia akan lebih percaya kepada pemerintah Indonesia dibandingkan kelompok teror atau separatis," ujarnya. Jam/Sind 


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.