Jumat, 12 Januari 2018 - 13:20:37 WIB
15 Paslon Pilkada Jateng Jalani Tes Urine dan PsikologiKategori: Daerah - Dibaca: 10 kali


Baca Juga:Pemborosan PGN dan PPA dalam Sorotan DahlanKisruh Arema Berimbas ke Gajayana Indonesia Borong Pesawat (Buatan Sendiri Kena Hujat) Munarman: Yang Benci FPI= Suka Maksiat dan Korupsi

SEMARANG  - Sebanyak 15 pasangan calon bupati/wali kota dan paslon Gubernur Jawa Tengah (Jateng) menjalani tes urine dan psikologi di gedung diklat RSUP dr Karyadi Semarang, Jum'at (12/1/2018). 

Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengatakan, pemeriksaan urine dan tes psikologi yang dilakukan merupakan rangkaian pemeriksaan kesehatan yajg harus dijalani oleh paslon pilkada Jateng. 

Dia menyebutkan, 15 paslon yang mengikuti pemeriksaan diantaranya dari Kabupaten Kudus lima paslon, Kabupaten Tegal tiga paslon, Kota Tegal lima paslon dan dua paslon cagub cawagub. "Hari ini tes psikologi dan tes urine, dan untuk besok Sabtu (13/1/2018) tes jasmani dan rohani," katanya. 

Joko mengatakan, pada hari yang sama juga dilakukan tes serupa di RSU Provinsi dr Moewardi Solo. Di rumah sakit milik provinsi itu, dilakukan pemeriksaan terhadap calon bupati/wali kota dari Temanggung, Karangayar, Banyumas dan Kabupaten Magelang. 

Berdasarkan pantauan, cagub Ganjar Pranowo datang lebih awal sekitar pukul 07.00 dan disusul kemudian cagub Sudirman Said. Sedangkan calon wakil gubernur (cawagub) Taj Yasin dan Ida Fauziyah datang hampir bersamaan, dan langsung menuju ke ruang aula untuk mengikuti acara pembukaan.

Sebelum seluruh calon kepala daerah mengikuti pemeriksaan hari pertama, mendapat pengarahan dari tim dokter rumah sakit. Dan selanjutnya dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng. 

Caguh Sudirman Said, sebelum mengikuti rangkaian pemeriksaan mengaku tidak ada persiapan khusus. "Alhamdulillah kondisi saat ini sehat jadi tidak ada persiapan khusus," katanya. 

Senada dengan Ganjar Pranowo. Dia mengaku juga tidak ada persiapan khusus bahkan dia sudah berpuasa sejak semalam meski puasa seharusnya dilakukan hari berikutnya. "Saya sudah puasa tapi ternyata puasanya besok," tuturnya. Lay/Sind


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.