Jumat, 12 Januari 2018 - 13:10:50 WIB
Bos Yakuza Shigeharu Shirai Ditangkap dengan MudahKategori: Internasional - Dibaca: 53 kali


Baca Juga:Pemborosan PGN dan PPA dalam Sorotan DahlanKisruh Arema Berimbas ke Gajayana Indonesia Borong Pesawat (Buatan Sendiri Kena Hujat) Munarman: Yang Benci FPI= Suka Maksiat dan Korupsi

BANGKOK - Polisi Thailand menangkap bos Yakuza asal Jepang yang melarikan diri selama 15 tahun. Penangkapannya ternyata disebabkan karena gambar tato yang viral di Facebook. Akhirnya, bos Yakuza Shigeharu Shirai pun ditangkap dengan mudah.

Foto tato yakuza miliki kakek berusia 74 tahun itu diambil oleh warga lokal yang tidak tahu identitasnya. Kalau warga Thailand mengetahui kalau kakek itu adalah bos Yakuza, dia pasti akan berpikir seribu kali untuk memotretnya.

Foto yang viral itu menunjukkan Shirai sedang melepas kaosnya dan telanjang dada saat duduk bersama rekannya bermain catur di pinggir jalan. Gambar itu juga menunjukkan kalau dia juga tidak memiliki salah satu jarinya. Kehilangan jari merupakan salah satu hukuman bagi anggota Yakuza atas kesalahan yang dilakukan anggota Yakuza.

Setelah foto tato itu beredar luas, polisi Jepang meminta aparat keamanan Thailand untuk menangkap Shirai. Polisi menangkapnya di Kota Lophuri, Bangkok utara atas pelanggaran visa. Dia akan diekstradisi ke Jepang untuk menghadapi dakwaan pembunuhan.

Menurut polisi Thailand, Shirai mengaku sebagai anggota kelompok Yakuza, Yamaguci-gumi. Shikai mengklaim telah melarikan diri dari Jepang ke Thailand pada 2005. Shirai didakwa pernah melakukan pembunuhan terhadap rival kelompok Yakuza pada 2003 silam. Tapi, dia tidak mengakui tentang pembunuhan pada 2003.

Padahal, Kepolisian Jepang menyakini kalau Shirai merupakan satu dari delapan anggoya Yakuza yang melakukan pembunuhan terhadap pemimpin kelompok Yakuza lainnya. Tujuh tersangka lainnya berhasil ditangkap, tapi Shirai berhasil melarikan diri.

“Dia (Shirai) mengaku menjadi korban. Dia juga mengaku ada rencana kelompok Yakuza lain ingin membunuhnya,”kata Deputi Kepala Kepolisian Thailand Wirachai Songmetta, dilansir Reuters. “Namun, dia tidak mengakui membunuh ketua rival kelompoknya,” ungkapnya.

Kepolisian Thailand juga akan menginvestigasi tersangka anggota Yakuza lainnya yang masih berada di Negeri Gajah Putih itu. Selama ini, Thailand memang tempat tujuan bagi anggota mafia asing. Bulan lalu, Polisi Thailand menangkap empat anggota kelompok biker Hells Angles yang dituduh melakukan kejahatan narkoba dan membahayakan keamanan warga Thailand.

Yakuza merupakan kelompok mafia yang merupakan bagian masyarakat Jepang selama berabad-abad. Jumlah anggota Yakuza diperkirakan mencapai 60.000. Yakuza biasanya mendapatkan pendapatan dari perjudian, prostitusi, perdagangan narkoba, dan peretasan internet.  Jon


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.