Selasa, 02 Januari 2018 - 10:17:35 WIB
Venezuela Naikkan Upah Minimum hingga 40%Kategori: Internasional - Dibaca: 158 kali


Baca Juga:

VENEZUELA - Presiden Venezuela Nicolas Maduro menaikkan upah minimum hingga 40% pada Januari. Langkah ini bagi banyak ekonom dapat mendorong inflasi yang saat ini sudah dianggap hiperinflasi.

Dalam pidato akhir tahun yang ditayangkan televisi, Maduro menjelaskan, upah minimum baru itu akan melindungi para pekerja dari perang ekonomi yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) untuk menyabotase sosialisme.

”Berita bagus!” ungkap Maduro yang mantan pengemudi bus dan pemimpin serikat buruh tersebut, dikutip kantor berita Reuters.

Banyak ekonom menjelaskan, pemerintah mendorong siklus inflasi yang semakin parah di negara tersebut. Saat ini Venezuela merupakan negara dengan laju inflasi tercepat di dunia.

Untuk menghadapi berbagai kenaikan harga, Maduro telah menaikkan upah minimum, tapi inflasi dengan cepat meningkat dua kali lipat dengan nilai mata uang bolivar yang turun drastis sehingga jutaan warga mengalami kemiskinan.

Saat ini warga  Venezuela memiliki pendapatan sekitar 797.510 bolivar per bulan, yang diberikan dalam bentuk tiket-tiket makanan, atau hanya lebih USD7 dalam nilai perdagangan mata uang di pasar gelap.

Jutaan warga Venezuela juga tidak dapat makan tiga kali sehari karena tingkat  inflasi  yang  terus naik. Harga-harga naik 1.369% antara Januari dan November, menurut data yang dirilis awal bulan ini oleh Kongres yang di kuasai oposisi.

Kongres memperkirakan tingkat inflasi  pada  2017 mencapai 2.000%. Pemerintah Venezuela tidak lagi merilis data inflasi secara rutin.

Politisi oposisi menyatakan penolakan Maduro mengubah model perekonomian dan berhenti mencetak uang hanya akan menciptakan lebih
banyak penderitaan pada 2018.

Maduro dalam pidatonya selama setengah jam itu lebih banyak mengecam negara-negara  lain yang menjadi musuh  Venezuela. Dia menuduh media lokal dan asing menyebarkan propaganda negatif saat Venezuela menghadapi  berbagai  serangana pada mata uang dan upaya menyabotase industri minyaknya. Sind/Bat


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.