Sabtu, 02 Desember 2017 - 11:13:27 WIB
JK: Pariwisata Sabang Harus DitingkatkanKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 18 kali


Baca Juga:Pemborosan PGN dan PPA dalam Sorotan DahlanKisruh Arema Berimbas ke Gajayana Indonesia Borong Pesawat (Buatan Sendiri Kena Hujat) Munarman: Yang Benci FPI= Suka Maksiat dan Korupsi

SABANG - Wakil Presiden Jusuf Kalla memuji kesiapan Kota Sabang, sebagai Sail Sabang 2017. Ia mengatakan,  secara tempat Sabang sangat menarik. Sabang ini, memang sudah siap. cuaca bagaimanapun aman. Begitu juga  pelabuhan di sini. Kapal apapun aman. Kapal  ikan pun aman. Penegasan tersebut disampaikan Wapres Jusuf Kalla pada pembukaan Sail Sabang 2017, Sabtu (2/12/2017), di City 3 Desa Pasiran, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Aceh. 

"Saya merasa gembira datang ke kota Sabang ini. Meski hujan semua aman. Kapal ikan aman-aman saja. Saya merasa bergembira karena 17 tahun lalui, saya datang ke sini, yakni pada tahun 2000 di pelabuhan Sabang ini, ketika saya resmikan. Waktu itu saya menteri Perdagangan. Sabang ini kawasan ekonomi. Aceh bagian dari cacatan perekonomian Sabang, begitu juga sebaliknya. Sebagai daerah persinggahan. Sekarng teknologi makin canggih. Jadi,  banyak kapal asing yang singgh ke sini. Di mana semua kapal besar punya mesin canggih," jelas Jusuf Kalla.

Ia menambahkan, logistik terpenuhi, kapal besar berdatanga, dan turisme pun datang singgah. "Kita harus berubah cara berpikir kita. Sail Sabang membuktikan bahwa perdagangan dan turisma sebuah potensi yang sangat luar biasa. Kemajuan-kemajuan ekonimi sekarang banyak terdapat  Asia, seperti di India, Jepang dan China dengan pendukduk 1,4 miliar," tegasnya.

Untuk itu, Sabang sanagt penting. Fasiltas yang ada harus dibenahi dan ditambah. Sail Sabang, kata Jusuf Kalla,  sejarahnya adalah mengadop Ambon. Kemudian kita evlauasi sebagaimana sesungguhnya sail. "Saya sangat mengapresiasi negara peserta yang datang. Dengan cuacau buruk seperti sekarang ini, jadi tidak masksimal. Meski demikian posisi Sabang yang berada di ujung di Indonesia, tentu sangat menguntungka. Buktinya, kapal-kapal besar banyak, begitu juga dengan kapal nelayan juga sangat banyak. Ini tentu, peluang sebagai pemnghasil devisa. Pemerintah pusat akan membantu pendanaan, pembangunan infratsruktur. tapi, saya dengar di sini sudah banyak anggarannya. Jadi mohon  maaf anggaran pusat terbatas," ungkap Jusuf Kalla. 

"Mudahan-mduahan ada management yang baik ke depan. Selanjutnya, masalah alam mendorong investasi, transportasi yan baik. Begitu juga bandaranya harus diperbesar. Sehingga  pariwisata akan melonjak. Pendidikan dan pariwsiata harus berstimulan. Dengan melonjak pariswisata antar daerah, antar negara, harus ada perubahan. Keindahan yang diberikan Tuhan harus dibangun. Membangun image itu openting,"  tutur Jusuf Kalla. Jok

 

0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.