Kamis, 25 April 2019,


Rabu, 20 September 2017 - 10:22:45 WIB
119 Orang Tewas Akibat Gempa di MeksikoKategori: Internasional - Dibaca: 13087 kali


Baca Juga:

MEKSIKO - Gempa bumi besar berkekuatan 7,1 skala Richter mengguncang Meksiko tengah pada Selasa, menewaskan setidaknya 119 orang di sejumlah negara bagian dan meruntuhkan bangunan-bangunan di ibu kota negara, Mexico City, yang padat penduduk.

Sementara itu, para petugas penyelamat dengan penuh kepanikan terus berupaya mencari orang-orang yang kemungkinan masih hidup di bawah reruntuhan.

Ribuan orang berlarian keluar ke jalanan dalam keadaan panik sementara jutaan orang kehilangan sambungan listrik ketika gempa muncul sekitar jam makan siang.

Suara-suara sirene bersahut-sahutan ketika para petugas penanganan darurat bergegas di jalanan di Mexico City, salah satu kota terpadat di dunia, dan daerah sekitar yang menjadi rumah bagi sekitar 20 juta orang.

Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto mengatakan 27 gedung roboh atau sebagian runtuh.

"Orang-orang saat ini merasa sangat ketakutan," kata seorang dokter gigi bernama Claudia Meneses.

Claudia sedang berada di kliniknya di kawasan Lindavista, Mexico City, ketika gempa muncul pada sore hari.

"Kami akan pergi ke sebuah gedung yang runtuh kalau-kalau ada yang bisa kami bantu," katanya sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

Gempa bumi dengan kekuatan 7 skala Richter atau lebih digolongkan sebagai gempa besar dan bisa menyebabkan kerusakan yang hebat.

Laporan-laporan awal menunjukkan daerah yang paling parah terdampak meliputi negara bagian Morelos, yang terletak di selatan Mexico City. Menurut seorang pejabat negara bagian, setidaknya 54 orang tewas di sana.

Pihak berwenang melaporkan ada sejumlah korban jiwa di Mexico City, juga di Puebla dan Negara Bagian Meksiko.

Gempa Selasa itu merupakan gempa terkuat kedua yang mengguncang Meksiko dalam bulan ini. Pada 7 September gempa melanda Meksiko selatan, menewaskan setidaknya 98 orang.

Meksiko sebelumnya pernah dihantam gempa bumi kuat yang menewaskan ribuan orang di Mexico City pada 1985.

Pada Selasa, sebelum gempa muncul, banyak warga Meksiko di berbagai wilayah di negeri itu yang mengikuti latihan menghadapi gempa bumi karena latihan itu wajib dilangsungkan setiap tanggal 19 September.

Menurut badan survei geologis Amerika Serikat, U.S. Geological Survey, pusat gempa pada Selasa berada di negara bagian tengah, Puebla.

Gempa tersebut menyebabkan putusnya sambungan listrik 3,8 juta pelanggan lebih menurut perusahaan listrik nasional CFE. Lia


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195390)Tampil di Jakarta (26056)Menikah di Bali (25734)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20689)Messi Dirindukan Barcelona (19362)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15746)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15531)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13457)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (13087)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12495) INTERNASIONALThailand Bongkar Rumah Apung Warga ASBANGKOK-Angkatan Laut (AL) Thailand mulai menarik rumah apung milik warga Amerika Serikat (AS) Chad ...


PM Sri Lanka Tak Diberitahu Peringatan TerorJepang Yakinkan AS Tetap Beli Jet Tempur F-35Fakta-fakta dan Kejanggalan dari Tragedi Bom Sri LankaSekutu Caracas Berencana Tolak Resolusi AS Soal VenezuelaTrump Buka Kemungkinan Pertemuan dengan Kim Jong-un Jilid IIIPresiden Ekuador Sebut Assange Peretas yang MalangJet Tempur Milik AS Ikut Latihan Perang dengan Filipina
Laporan KhususRob Clinton Kardinal Sebut Masa Depan Indonesia di Tangan MilenialJAKARTA-Calon Anggota Legislatif Partai Golkar, Rob Clinton Kardinal mengumpulkan seluruh relawan ...


Jokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranSuku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih Alot