Senin, 11 September 2017 - 11:03:32 WIB
Rupiah Awal Pekan Dibuka TangguhKategori: Ekbis - Dibaca: 48 kali


Baca Juga:Pemborosan PGN dan PPA dalam Sorotan DahlanKisruh Arema Berimbas ke Gajayana Indonesia Borong Pesawat (Buatan Sendiri Kena Hujat) Munarman: Yang Benci FPI= Suka Maksiat dan Korupsi

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan hari ini kembali naik tinggi dibanding posisi penutupan akhir pekan kemarin, bahkan makin mantap meninggalkan level Rp13.200/USD. Kondisi penguatan rupiah pagi ini terjadi saat euro dan yen sedikit melemah terhadap USD.

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka di level Rp13.154/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tajam dari posisi sebelumnya di level Rp13.284/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, pagi ini dibuka pada level Rp13.187/USD atau stabil dari penutupan sebelumnya Rp13.185/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB bergerak menguat tajam ke level Rp13.148/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran harian Rp13.126-Rp13.189/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah dibuka pada level Rp13.198/USD atau naik tipis dari posisi sebelumnya di level Rp13.200/USD. Namun, pada pukul 10.06 WIB rupiah bergerak ke level Rp13.130/USD dengan kisaran level Rp13.082-Rp13.200/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, pada perdagangan hari ini, rupiah berada pada level Rp13.134/USD. Kondisi ini tercatat menguat dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.242/USD.

Seperti dilansir Reuters, Senin (11/9/2017), USD tertahan di awal perdagangan Asia hari ini, menarik diri dari posisi terendahnya pekan lalu melawan saingan utamanya setelah akhir pekan berlalu tanpa adanya peluncuran rudal oleh Korea Utara.

USD terhadap yen bertambah 0,5% ke level 108,38 yen, bergerak menjauh dari titik terendahnya dalam 10 bulan di posisi 107,32. Yen cenderung mendapat keuntungan selama masa ketidakpastian ekonomi dan politik.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama naik 0,2% ke level 91,524, setelah meluncur ke level terendah dalam 2,5 tahun di posisi 91.011 pada Jumat kemarin.

Euro terhadap USD juga tercatat turun 0,2% ke level 1,2015, setelah naik setinggi level 1,2092 pada Jumat pekan kemarin, paling tinggi sejak Januari 2015. Euro telah menguat lebih dari 14% terhadap USD sepanjang 2017, di jalur untuk kinerja tahunan terbaiknya dalam 14 tahun. Iza


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.